|
Dinda Hanaya, Pipit
Sendi Ziharani, Farida Nurfalah, Welly Wihayati Fakultas Ilmu Sosial
dan Ilmu politik, Universitas Swadaya Gunung Jati, Indonesia E-mail: [email protected],
[email protected],����������� [email protected],
[email protected] |
|
|
Abstrak Fenomena yang saat ini sedang trend dalam mempromosikan produk yaitu
dengan menjadi key opinion leader salah satunya dengan menjadi
endorser. Tujuan dari penelitian ini adalah bagaimana konten promosi @ndshvv
dan @fuziyah_alya dalam mempromosikan, apa saja peran yang membedakan konten
dan apa saja kelebihan dan kekurangan dalam konten promosi @ndshvv dan
@fuziyah_alya. Metode penelitian menggunakan analisis deskriptif kualitatif
dengan pengumpulan data melalui wawancara, observasi, literatur jurnal, buku
dan purposive sampling sebanyak 2 Informan. Teori yang digunakan yaitu teori Celebrity
Endorser dan teori Typical Person Endorser menurut Shimp 2023.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa : 1. Konten promosi @ndshvv sangat menarik
karena terdapat banyak sekali promo terlebih @ndshvv sebagai owner dan konten
promosi @fuziyah_alya menunjukan testimoni pemakaian secara langsung sehingga
menguatkan keinginan pembelian konsumen. 2. Peran yang dilakukan oleh @ndshvv
dalam mempromosikan Camille Beauty meyakinkan, membujuk, merayu dan
mempengaruhi konsumen untuk membeli produknya dengan memanfaatkan
popularitas. Peran yang dilakukan oleh @fuziyah_alya dalam konten promosi
Camille Beauty, memiliki keterampilan dalam menyampaikan pesan serta jujur
dalam menyampaikan keunggulan produk memberikan pesan dan kesanya saat
mengguunakan Camille Beauty. 3.Kelebihan @ndshvv dapat membuka peluang target
pasar yang baru jadi semakin banyaknya orang yang akan melihat konten
endorse dari produk Camille Beauty, dan kelebihan @fuziyah_alya, berusaha
untuk memberikan gambaran yang lebih rinci tentang produk, termasuk fitur,
spesifikasi, kualitas, dan performanya. Kekurangan konten promosi @ndshvv
harus selalu menjaga reputasi. Kekurangan konten promosi @fuziyah_alya
dikarenakan belum mempunyai cukup banyak pengikut maka konten promosinya
belum tersebar. Kata
Kunci: endorsement; influencer; media
sosial; promosi; tiktok Abstract The phenomenon that is currently trending in promoting products is by
becoming a key opinion leader, one of which is by becoming an endorser. The
purpose of this study is how promotional content @ndshvv and @fuziyah_alya in
promoting, what are the roles that distinguish content and what are the
advantages and disadvantages in @ndshvv and @fuziyah_alya promotional
content. The research method uses qualitative descriptive analysis with data
collection through interviews, observations, journal literature, books and
purposive sampling as many as 2 informants. The theories used are the
Celebrity Endorser theory and the Typical Person Endorser theory according to
Shimp 2023. The results of the study show that: 1. @ndshvv promotional
content is very interesting because there are a lot of promos, especially
@ndshvv as owners and promotional content @fuziyah_alya shows testimonials of
direct use so as to strengthen consumer purchase desires. 2. The role played
by @ndshvv in promoting Camille Beauty convinces, persuades, seduces and
influences consumers to buy their products by taking advantage of popularity.
The role played by @fuziyah_alya in Camille Beauty's promotional content, has
skills in conveying messages and is honest in conveying product advantages,
giving messages and impressions when using Camille Beauty. 3. Advantages
@ndshvv can open up new target market opportunities so more and more people
will see the endorsement content of Camille Beauty products, and the
advantages @fuziyah_alya, strive to provide a more detailed picture of the
product, including its features, specifications, quality, and performance.
The lack of promotional content @ndshvv should always maintain a reputation.
The lack of promotional content @fuziyah_alya because it does not have enough
followers, the promotional content has not been spread. Keywords: endorsement; influencer; social media; promotion; tiktok |
|
Pendahuluan
Media
Sosial sangat penting bagi manusia modern saat ini untuk berbagi
informasi dengan orang
lain, berbagi data, menampilkan
diri, dll. Periklanan adalah salah satu kegunaan lain dari media sosial. Salah satu pendorong popularitas media sosial sebagai sarana periklanan untuk melibatkan dan menjangkau khalayak yang lebih luas adalah besarnya
jumlah pengguna. Salah satu metode iklan
yang dapat dilakukan melalui media sosial adalah endorsement. endorsement adalah pemasaran yang melibatkan seseorang dengan pengaruh publik yang kuat untuk memajukan suatu produk. Ada berbagai cara untuk
mendukung suatu produk, termasuk mempromosikan penggunaannya, menulis ulasan yang menguntungkan, dan meyakinkan masyarakat umum untuk membelinya. endorsement bertujuan dapat menyambut pelanggan yang memiliki ketertarikan untuk yang pada orang yang diperhatikan.
(Cauberghe, Veirman, dan Hudders, 2017).
Media
Sosial sangat penting bagi manusia modern saat ini untuk berbagi informasi
dengan orang lain, berbagi data, menampilkan diri, dll. Periklanan adalah salah
satu kegunaan lain dari media sosial. Salah satu pendorong popularitas media
sosial sebagai sarana periklanan untuk melibatkan dan menjangkau khalayak yang
lebih luas adalah besarnya jumlah pengguna. Salah satu metode iklan yang dapat
dilakukan melalui media sosial adalah endorsement.
endorsement adalah pemasaran yang melibatkan
seseorang dengan pengaruh publik yang kuat untuk memajukan suatu produk. Ada berbagai
cara untuk mendukung suatu produk, termasuk mempromosikan penggunaannya,
menulis ulasan yang menguntungkan, dan meyakinkan masyarakat umum untuk
membelinya. endorsement bertujuan
dapat menyambut pelanggan yang memiliki ketertarikan untuk yang pada orang yang
diperhatikan. (Cauberghe, Veirman, dan Hudders, 2017).
Menurut
Shimp (2003), celebrity endorser adalah
seseorang, baik aktor, artis, atau atlet, yang dikenal masyarakat umum dan dikagumi
atas prestasinya di bidang tertentu digunakan untuk menyampaikan pesan iklan
yang dimaksudkan untuk menarik perhatian dan, sebagai hasilnya, mempengaruhi konsumen
sasaran. Celebrity Endorser dalam
aplikasi tiktok disebut juga �Tiktokers� atau akronim dari selebritis di
Tiktok. Celebrity Endorsement merupakan
strategi pemasaran melalui komunikasi antara selebriti dan konsumen, dimana
celebrity tersebut telah memiliki kepercayaan dari konsumen. Karena selebriti
memiliki kharisma yang dapat mempengaruhi konsumen karena status mereka sebagai
role model.(Anon n.d.) Kegiatan Endorsement
mempunyai peran penting yang dilakukan oleh seorang influencer, yang berperan sebagai endorser memiliki pengaruh besar terhadap kegiatan endorsement, semakin menarik seorang influencer
semakin tertarik juga para konsumen untuk melihat konten promosinya dan membeli
produk yang dipromosikan.
Influencer yaitu seseorang yang memiliki banyak pengikut
atau followers di media sosial, dan
memiliki kemampuan atau wawasan di bidang tertentu serta pengaruh ke masyarakat
atau pengikutnya. Influencer sendiri
diambil dari kata �influence� yang berarti pengaruh, pekerjaan influencer umumnya memberikan dampak dan
ajakan. Khususnya bagi bisnis, influencer merupakan sosok yang memiliki peranan
penting dalam promosi produk dan pemasaran. @ndshvv memiliki Camille Beauty,
sebuah merek kecantikan, dan mereka memiliki kemampuan untuk membantu
meningkatkan kesadaran merek, memperluas jangkauan produk, dan memengaruhi
keputusan pembelian masyarakat. Kemajuan merupakan sarana dan kerangka yang
diperlukan secara nyata agar data mengenai keberadaan suatu barang dapat sampai
kepada masyarakat pada umumnya ataupun pembeli.
Menurut
Tjiptono, promosi pada hakikatnya adalah komunikasi pemasaran, artinya kegiatan
pemasaran yang bertujuan untuk menyebarkan informasi, mempengaruhi atau
membujuk pasar sasaran, dan mengingatkan perusahaan dan produknya agar mereka
bersedia menerima, membeli, dan tetap setia terhadap produk yang ditawarkan
oleh perusahaan yang bersangkutan disebut dengan promosi. Media sosial tiktok digunakan
untuk mengunggah video, streaming langsung, serta banyak orang yang menjalankan
bisnis online kini menggunakan aplikasi tiktok untuk mempromosikan produk mereka
karena semakin populernya platform tersebut sebagai platform untuk berbagi video
dan konten lainnya. Tiktok adalah platform media sosial untuk pemasaran
langsung (Hutamy et al., 2021). Menurut (Saffira
& Rahmawan, 2022), pelaku bisnis dapat
memanfaatkan tiktok untuk mempromosikan barang atau jasanya dengan mengunggah
gambar atau video pendek yang menunjukkan berbagai produk yang mereka tawarkan
kepada calon pelanggan.
Konten
promosi produk Camille Beauty yang dilakukan oleh @ndshvv dan @alya_fuziyah melalui
Media sosial � Tiktok � tentunya sangat mempermudah konsumen untuk mengetahui
secara langsung tentang fisik produk dan kualitas yang dimiliki produk tersebut,
sehingga mampu meningkatkan penjualan produk, Media Sosial � Tiktok � tentunya mempunyai
peran yang sangat penting bagi promosi produk Camille Beauty yang kini menjadi booming karena dipromosikan melalui media
sosial tiktok oleh pemilik usaha produk Camille Beauty.produk dari @ndshvv
mampu mengumpulkan lebih dari 172 ribu resi pesanan dalam waktu kurang dari 24
jam. Camille Beauty hanya membuka pesanan pada waktu tertentu dalam jumlah
terbatas. Ada teknik bagian yang didukung oleh media sosial khususnya Tiktok, yang
membuat konten promosi Camille Beauty bisa menjadi FYP (for your page). Aplikasi Tiktok selalu menyertakan konten FYP untuk
konten Camille Beauty TikTok yang diunggah oleh @ndshvv. Nadya Shavira
mendirikan Camille Beauty, sebuah bisnis di bidang UMKM. Produk Camille Beauty
ini menjadi booming karena
dipromosikan oleh pengusaha produk tersebut yaitu Nadya Shavira di aplikasi Tiktok
menggunakan akun miliknya sendiri. Ada bagian teknik yang didukung oleh hiburan
virtual yang masuk akal, khususnya Tiktok yang diberikan bisa menjadi FYP (for your page). Konten promosi di TikTok
Nadya Shavira Camille selalu menjadi konten FYP (for your page) di aplikasi Tiktok, FYP adalah video di TikTok yang
muncul di halaman beranda. Video-video ini juga bisa disebut sebagai video viral
jika mendapat banyak penayangan dan suka.
Hal
ini menunjukkan bahwa konten promosi Camille Beauty yang diunggah Nadya Shavira
sangat disukai oleh audiensnya dan sering dilihat. Saat ini media sosial sangat
banyak sehingga mudah untuk mempengaruhi banyak orang di berbagai media atau platform,
seperti media sosial yang banyak digunakan oleh masyarakat Indonesia (Maulana
Dkk, 2020). Nadya Shavira adalah pemilik Camille Beauty dan merupakan seorang
influencer karena sesuai dengan kriteria influencer ia memberikan informasi
tentang Camille Beauty. Menjadi bisnis baru di bidang kecantikan, influencer berperan
dalam mempromosikan produk dengan tujuan memberikan kesan pertama yang baik dan
mempengaruhi pengikut di akun tiktok Camille Beauty miliknya pada akhirnya akan
menarik minat konsumen.
Dengan komunikasi pemasaran
yang baik @ndshvv dengan pengikutnya sangat berpengaruh dalam penjualan produknya.
@ndshvv berusaha menginformasikan, membujuk, dan mengingatkan konsumen secara
langsung maupun tidak langsung tentang produk dan merk yang dijual. Gambar
berikut adalah beranda akun tiktok @ndshvv dalam mempromosikan produk Camille
Beauty.
Sumber
gambar 1 : tiktok.com/@ndshvv
Fuziyah
Alya adalah seorang konten kreator yang membuat konten di media social tiktok
dengan mempromosikan produk Camille Beauty dengan cara membuat vidio dan
mempengaruhi para pengikutnya untuk mencoba produk Camille Beauty. Typical person endorser lebih dapat mewakili
karakter konsumennya dan hal tersebut menjadi salah satu alasan para konsumen
untuk melihat konten promosi dari typical-
person endorser (Prativi, 2014).
Gambar
berikut� adalah salah satu konten yang
dibuat oleh @fuziyah_alya dalam mempromosikan Camille Beauty di media sosial
Tiktok milik pribadinya, @fuziyah_alya memakai produk Camille Beauty dan
me-review nya secara langsung lalu memdapatkan respon yang baik dari audiens.�������
Sumber
gambar 2 : tiktok.com/fuziyah_alya
Tinjauan Pustaka
Adapun
Hasil penelitian terdahulu yang bertujuan mencari perbandingan dan memberikan inspirasi
baru untuk penelitian selanjutnya, dan penelitian terdahulu dapat membantu
peneliti memposisikan dan menunjukan orisinilitas dari penelitian ini. Berikut
penelitian terdahulu yang masi berkaitan dengan tema yang penulis kaji. Marketing celebrities adalah kegiatan
pemasaran yang berhubungan erat dengan para bintang yang menjadi endorser suatu
produk. Sejauh manakah produsen mengambil manfaat pada para selebriti dalam mendongkrak
volume penjualan. Seperti melakukan kerjasama dengan artis dalam kurun waktu
yang begitu lama. Bagaimana pula perusahaan mengevaluasi efektivitas penggunaan
selebriti dalam iklan-iklan serta bagaimana para selebriti tersebut berpengaruh
dalam bisnis dan pemasaran (Wihayati, Welly 2017).
Endorsement semacam ini dilakukan antara seseorang
dengan penulis yang dikenal banyak orang. Di media disebut endorsement, dan penulisnya
disebut endorser yang dikenal banyak orang. Pendukung Instagram diidentifikasi
dengan tagar "selebgram". Endorsement merupakan salah satu cara yang
paling efektif untuk mempromosikan suatu produk guna mendorong orang lain untuk
membeli atau menggunakannya, serta mengunggah atau mempostingnya ke media
sosial (Dewi &
Setiawan, 2019).
Website dan industri pariwisata secara keseluruhan
telah mengalami sejumlah pergeseran dari waktu ke waktu, termasuk pergeseran
pola aktivitas dan alam. Kemajuan industri pariwisata adalah dengan
mengembangkan produk dan daya tarik melalui kemajuan dengan memanfaatkan situs,
karena salah satu permasalahannya adalah daya tarik industri perjalanan belum
matang, hal ini dapat diatasi dengan memanfaatkan kemajuan. melalui situs
(Nurfalah, Farida 2016).
Dengan
demikian penulis tertarik untuk membahas beberapa permasalahan : 1). Bagaimana
konten promosi @ndshvv dan @fuziyah_alya dalam mempromosikan Camille Beauty 2).
Apa peran yang membedakan konten @ndsvv dan @fuziyah_alya dalam mempromosikan Camille
Beauty 3). Apa saja kelebihan dan kekurangan dalam konten promosi yang
dilakukan oleh @ndshvv dan @fuziyah_alya dalam mempromosikan Camille Beauty.
Metode Penelitian
Dalam penelitian ini, metode deskriptif
kualitatif digunakan untuk mengumpulkan informasi secara tepat waktu dan sedemikian rupa sehingga memungkinkan peneliti untuk lebih memahami fenomena tersebut (Pradistya, 2021). Metode penelitian
ini menggunakan deskriptif kualitatif Menurut Sugiyono (2016). Penelitian ini menggunakan teori yang dikenal dengan �Celebrity
Endorser� yang menyatakan bahwa
seseorang aktor,
entertainer, atau atlet
yang diakui oleh khalayak luas atas prestasinya.
Hal ini digunakan untuk mendukung produk yang dikembangkan. Teori
"Typichal Person Endorser" mengacu pada orang non-selebriti
yang mendukung produk atau layanan untuk
pelanggan tertentu. Menurut Shimp (2003),
Analisis pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara literatur jurnal, study pustaka, dan buku. Peneliti memakai data primer yang
didapat langsung atas sumber utama
lewat wawancara. Data
primer dikumpulkan lewat wawancara dengan para informan yang menggunakan produk Camille Beauty dan melihat
konten promosi @ndshvv dan
@fuziyah_alya di media sosial tiktok.
Data skunder pada penelitian
ini didapat atas penelitian sebelumnya yang dipublikasikan
pada jurnal nasional, jurnal internasional, atau artikel online terkait. Penelitian ini menggunakan triamulasi data yang terkait observasi, wawancara serta triangulasi sumber penelitian pengumpulkan sumber data yang berbeda dengan teknik yang sama.
Hasil dan Pembahasan
Dengan demikian
@ndshvv dan @fuziyah_alya adalah selebriti
yang mempunyai followers yang cukup
banyak, influencer ini membranding dirinya dalam konten kencantikan.
Dengan melihat konten tersebut followers tertarik dengan apa yang dipromosikan oleh
Influencer tersebut. @ndshvv dan @fuziyah_alya selaku celebity
endorser dan thypical person mereka membuat konten promosi dengan menarik sebagai pendukung agar pengikut mengetahui apa produk yang sedang di promosikan sehingga produk tersebut akan semakin
dikenal, dalam mempromosikan produk Camille
Beauty @ndshvv dan @fuziyah alya mempromosikanya
melalui media sosial tiktok karena saat
sedang marak sehingga dengan membuat konten promosi di tiktok tentunya akan menaikan
penjualan produk tersebut.
Berdasarkan hasil penelitian peneliti mengetahui minat konsumen melalui konten yang dibuat oleh @ndshvv
dan @fuziyah_alya dengan melakukan
wawancara, konsumen dapat memilih, tertarik melihat konten @ndshvv atau @fuziyah_alya
dengan alasannya
masing-masing. @ndshvv merupakan influencer dengan Followers, sekaligus owner
karena memiliki kemampuan branding yang kuat
Ketika @ndshvv menggunakan media sosial
untuk lebih dekat dengan pelanggannya,
dia mendapatkan keterlibatan yang tinggi, yang secara langsung membantu kesuksesan mereknya.
Sebagai influencer @ndshvv tentunya
mempunyai keahlian dalam bidangnya terlebih @ndshvv adalah seorang influencer yang bernaung dibidang kecantikan tentunya sangat paham dan menguasai tentang produk tersebut maka dari itu
konsumen mempunyai ketertarikan terhadap produknya.
@ndshvv
tentunya mempunyai peran penting dalam
konten promosi Endorse produk Camille beauty, karena saat @ndshvv melakukan promosi dan live di � Tiktok � selalu banyak konsumen
yang tertarik untuk melihat kontenya karena slalu mengikuti
arus trend yang sedang hits
dan @ndshvv selalu melihat peluang untuk mepromosikan
prduknya dengan cara melakukan live saat event hari besar di Media sosial tiktok , @ndshvv selalu menawarkan banyak diskon dan vocer bagi konsumen yang selalu melihat live streaming
yang dilakukan @ndshvv dalam
promosi Endorse Camille beauty, Hal itu tentunya membuat
para konsumen tertarik untuk selalu melihat
konten yang di promosikan
oleh Influencer ini dan tentunya
para konsumen membeli produk Camille.
Menurut informan I, menyatakan :
�karena saya mengikuti
sosial media tiktok @ndshvv
jadi hampir setiap hari konten-kontennya
lewat di beranda tiktok saya, dan saya juga tertarik membeli produk yang @ndshvv promosikan karena banyak sekali promo menarik dan bonus karena @ndshvv yaitu ownernya, dan saya selalu melihat
ulasan dari ulasan pembeliannya untuk melihat dan meyakinkan saya untuk membeli produk
Camille Beauty.�
Menurut informan II, menyatakan :
�saya tidak mengikuti
akun @ndshvv tetapi kontennya sangat sering FYP karena lumayan viral produk dan ownernya, saya juga tertarik untuk membeli produk
Camille Beauty karena saya lihat dari konten-konten
yang @ndshvv sebagai owner Camille Beauty lumayan menarik dan seru, saya pernah
membeli produknya sebelum membeli saya membaca ulasan
terelbih dahulu.
Setelah melakukan wawancara menurut informan I informan II lebih menyukai konten promosi dari akun influencer di sosial media @ndshvv karena bukan hanya beliau
ownernya tetapi juga konten yang @ndshvv buat seru dan
banyak sekali promo menarik dan juga banyak gift menarik yang tidak terduga dari setiap
konten promosinya. @ndshvv sebagai pemilik produk sangat mengetahui tentang produk Camille Beauty sehingga Informan II lebih tertarik pada konten @ndshvv karena tidak pernah melihat
konten @fuziyah_alya saat mempromosikan Camille Beauty.
@fuziyah_alya
seseorang yang membuat konten promosi dengan penggunakan produk Camille beauty ia me-review
terhadap produk tersebut dengan membuat konten secara cuma-cuma dengan alasan karena
@fuziyah_alya sangat cocok dan menyukai
produk tersebut, para konsumen cukup tertarik kepada konten promosi yang dibuat oleh @fuziyah_alya karena dinilai me-review suatu produk dengan jujur
dan hasil yang memuaskan saat menggunakan produk Camille Beauty, me-riview
jujur tentang produk yang @fuziyah_alya gunakan,
sehingga konsumen ingin mencoba produk
dan lebih percaya akan hasil yang didapatkan saat memakai produk yang di promosikan, konten tersebut juga bisa menjadi pertimbangan dalam melakukan keputusan pembelian karena mempunyai hasil review yang nyata.
Menurut informan I, menyatakan :
�karena sempat ramai
kontennya yang mempromosikan
produk Camille Beauty, dan sedikit
membuat saya tertarik karena @fuziyah_alya menunjukan testimoni dengan wajahnya sendiri dan saya membeli produk tersebut�
Menurut informan II, menyatakan :
�karena dalam konten
promosi @fuziyah_alya banyak
netizen yang memberikan komen
positif cocok dengan produk Camille Beauty�
Sebagai typhical-person
endorser sangat mendukung iklan
produk Camille Beauty sehingga
mendapatkan keuntungan yang
postif, @fuziyah_alya berperan
menarik khalayak untuk membeli produk
karena @fuziyah_alya mereview
dengan cara memakai dan mereview jujur hasil produk
Camille Beauty. Typhical-person bisa
menjadi pertimbangan dalam melakukan Keputusan membelian karena mempunyai hasil review yang nyata.
Pembahasan
Pembahasan ini mengenai Peran Endorsement ndshvv
dan @fuziyah_alya dalam mempromosikan
Camille Beauty di Media Sosial Tiktok, dalam pembahasan ini peneliti menjelaskan
tentang Celebrity endorser dan typhical
person yang membuat konten promosi di Media sosial �Tiktok� berikut penjelasan tetang peran Endorsement dalam mempromosikan Camille Beauty.
Konten Promosi @ndshvv
dan @fuziyah_alya Dalam Mempromosikan Camille Beauty
Terence A. menyatakan bahwa
Menurut Shimp (2002), istilah
"celebrity endorser" mengacu pada artis, pemain, atlet, atau tokoh masyarakat
yang dikenal oleh banyak
orang atas prestasinya di bidangnya masing-masing dan bidang
yang mereka dukung. Sebagai seorang celebrity
endorser, @ndshvv tentunya berdampak
pada konten promosi karena ia melakukan
kegiatan promosi penjualan di media sosial TikTok pribadinya dengan berinteraksi dengan para pelanggannya. Mengingat @ndshvv adalah pemilik produk Camille Beauty, pelanggan
sangat tertarik untuk membeli merek ini.
Celebrity endorser diharapkan menjadi
juru bicara merek agar cepat tertanam di benak pelanggan dan mendorong mereka untuk membeli
produk tersebut.
Selain
itu, @ndshvv juga sangat menguasai
produk yang diiklankan. Seperti yang di disampaikan oleh informan II, informan sangat tertarik mengikuti sosial media tiktok @ndshvv yang selalu lewat di FYP tiktok nya, dan informan II dua tertarik membeli produk yang @ndshvv karena sebagai seorang Celebriry endorser
@ndshvv selalu mempromosikan
@Camille Beuaty dengan
sangat menarik terlebih banyak sekali promo menarik dan yang @ndshvv tawarkan
terelebih adalah @ndshvv
owner Camille Beauty.
@fuziyah_alya
dalam mempromosikan Camille
Beuaty, Typical person endroser
atau non selebriti endroser, khususnya cara paling umum dalam menyampaikan pesan terkait suatu
barang dengan menggunakan sosok yang bukan nama besar.
@fuziya_ alya mempunyai pengaruh dalam mempromosikan Camille Beauty karena
konten promosinya menampilkan testimonial dan review penggunaan
langsung sehingga memperkuat keinginan konsumen untuk mencoba dan membeli produk tersebut (Ohanian, 1990). Thipical person endorser digunakan
untuk menunjang periklanan karena sangat cocok digunakan sebagai media promosi testimonial
untuk mendapatkan kepercayaan konsumen. Hal ini akan memberikan
efek menguntungkan pada pengambilan keputusan konsumen.. Seperti yang disampaikan oleh informan I tertarik dengan Promosi konten dalam @fuziyah_alya karena dalam videonya ia menjelaskan bahwa produk Camille beauty
sangat cocok dan bagus digunakan oleh @fuziyah_alya sebagai
konsumen dari produk Camille beauty, dari konten @fuziyah_alya tentunya berpengaruh dalam memberikan komen positif cocok dengan
produk Camille Beauty hal ini tenrunya menarik
khalayak untuk membeli produk (Permadi
& Prasida, 2022).
Peran�� yang��� Membedakan�� Konten @ndsvv dan
@fuziyah_alya Dalam Mempromosikan Camille Beauty
Kotler
& Keller (2009:519) menjelaskan bahwa celebrity endorser merupakan
penggunaan narasumber
(source) sebagai figur yang
menarik atau populer dalam iklan,
hal tersebut merupakan cara yang cukup kreatif untuk
menyampaikan pesan agar pesan yang disapaikan dapat memperoleh perhatian yang lebih tinggi serta dapat
diingat. Peran ini yang dapat membedakan konten promosi @ndshvv dengan konten @fuziyah_alya, konten promosi yang dilakukan @ndshvv berperan membujuk, meyakinkan, memikat dan mempengaruhi pelanggan untuk memilih pilihan membeli barang-barang yang dipublikasikan dengan memanfaatkan popularitas dan ketenarannya dengan alasan bahwa @ndshvv sebagai celebrity endorser harus memberikan apresiasi terhadap kualitas dan keunggulan barang atau merek yang dipromosikan (Prativi,
2014).
Peran
thypical person ini yaitu individu yang dipilih berdasarkan tema iklan atau
target audiens. Biasanya kegiatan endorsement dapat digunakan dengan cara yang lebih disesuaikan dengan kepribadian dan karakter pelanggan. Konten promosi dari @fuziyah_alya memiliki keterampilan dalam menyampaikan pesan serta jujur
dalam menyampaikan keunggulan produk @fuziyah_alya memberikan pesan dan kesanya saat mengguunakan
Camille beauty, dari konten
terserbht konsumen merasa yang memiliki kesamaan permasalahan dengan wajahnya tentu akan tertarik
dengan konten promosi @fuziyah_alya karena ia menjelaskan, dan memakai lansung produk tersebut serta menunjukan hasilnya (Utami et
al., 2021).
Kelebihan dan Kekurangan
Dalam Konten Promosi yang dilakukan oleh @ndshvv dan @fuziyah_alya dalam mempromosikan Camille
Beauty
Kegiatan promosi yang dilakukan @ndshvv memiliki kekurangan dan kelebihan: Kelebihan yang pertama Celebrity
endorser tentunya membuka peluang target pasar baru; Akibatnya, semakin banyak konten endorsement yang menampilkan produk Camille
Beauty, semakin banyak
orang yang mengetahuinya. Selain itu,
@ndshvv memiliki jutaan pengikut, sehingga produk Anda dapat menjadi viral dengan sendirinya (Nurrahman
et al., 2021).
Kekurangan konten promosi @fuziyah_alya dikarenakan
belum banyak orang yang mengetahui dan belum mempunyai cukup banyak followers tentunya konten promosinya kurang berpengaruh dikarenakan belum tersebar luas sehingga
para informan tidak mengetahui konten tersebut, @ndshvv menyampaikan kelebihan produk tersebut dengan baik tentunya khalayak
akan mempercayai apa yang dikatakan oleh Celebrity
endorser tersebut. Secara otomatis, khalayak juga akan membangun kepercayaannya terhadap produk Camille Beauty yang diiklankan
(Malimbe et
al., 2021).
Tetapi sebagian Informan juga berpendapat bahwa celebrity endorse memiliki banyak kekurangan, salah satunya popularitas Selebriti Mudah Berubah saat produk
memilih celebrity endorser untuk
mengiklankan sebuah produk, kemudian celebrity
endorser tersebut terkena permasalahan atau skandal, secara tidak langsung reputasi dan popularitasnya akan berubah (Elisabeth
& Novanti, 2023). Hal ini sekaligus akan mempengaruhi citra produk yang sedang ia promosikan, perihal ini pula sangat penting buat dicermati kalau salah satu kekurangan dari endorsement yaitu dipengaruhi oleh citra figur publik
yang bersangkutan (Yulianto
et al., 2018).
Typical
person endorser lebih dapat
mewakili karakter konsumennya dan hal tersebut menjadi salah satu alasan penggunaan
typical-person endorser cukup populer
(Prativi, 2014). Typical- person endorser juga sangat
diakrabi oleh konsumen karena mereka merasa
memiliki kesamaan konsep diri yang aktual, nilai- nilai yang dianut, kepribadian, gaya hidup, karakter demografis, dan sebagainya (Wardani,
2010).
Kelebihan konten promosi @fuziyah_alya sebagai thypical person mampu me- review produk dan memberikan informasi yang bermanfaat dan objektif kepada calon pembeli atau
konsumen, konten promosi @fuziyah_alya berusaha untuk memberikan gambaran yang lebih rinci tentang produk,
termasuk fitur, spesifikasi, kualitas, dan performanya. Informasi ini membantu calon
pembeli memahami produk secara lebih
baik sebelum melakukan pembelian, konten promosi produk @fuziyah_alya juga memfasilitasi
gambaran pemakian dan hasil dari pemakian.
Dari berbagai Hal ini memungkinkan calon pembeli untuk memahami
tentang produk Camille
Beauty ini sehingga dapat memilih produk
yang paling sesuai dengan keinginan mereka (Arfyan
& Pratama, 2022).
Kekurangan konten promosi @fuziyah_alya dikarenakan
belum banyak orang yang mengetahui dan belum mempunyai cukup banyak followers tentunya konten promosinya kurang berpengaruh dikarenakan belum tersebar luas sehingga
para informan tidak mengetahui konten tersebut (Larasati,
2021).
Kesimpulan
Berdasarkan penelitian yang
dilakukan dapat disimpulkan tentang � Peran
Endorsement @ndshvv dan @fuziyah_alya dalam mempromosikan produk Camille
beauty sebagai berikut:
Konten promosi pada
media sosial khusus dirancang untuk dapat menarik keputusan
pembelian para konsumen.Banyaknya
informasi dapat melalui promosi dimedia sosial seperti yang dilakukan oleh
@ndshvv dan @fuziyah_alya, Influencer menjadi faktor penting dalam promosi suatu
produk dan menarik perhatian konsumen. konten tersebut dapat disebarluaskan dengan cepat melalui
jaringan sosial, tentunya sangat memicu minat dan keterlibatan konsumen. Seperti yang dilakukan oleh @ndshvv Pemilik produk Camille beauty mempromosikan
produknya melalui media sosial � Tiktok� dengan cara membuat
konten riview dengan real picture dengan mempromosikan Camille beauty, sehingga
para konsumen tertarik untuk membeli Camille beauty. Kegiatan Endorsement seorang
influencer memiliki peran dalam menarik minat
konsumen. Baik influencer yang mengendorse
produknya sendiri maupun Kolaborasi dengan influencer yang relevan
dan memiliki kredibilitas sehingga konsumen dapat mempertimbangkan dan membeli produk atau layanan yang direkomendasikan oleh influencer tersebut,
melalui konten yang diposting hal ini
terjadi karena konsumen merasa terhubung dengan influencer dan percaya pada pandangan atau ulasan mereka,
yang dapat menberikan respon positif pada produk yang dijual seperti Camille beauty.
Peran
Endorsement menyampaikan pesan
yang relevan dan informasi produk yang disesuaikan dengan preferensi dan kebutuhan individual konsumen. Konsumen merasa lebih tertarik karena influencer mempunyai citra dan branding yang dinilai
sangat paham dan mengetahui
produk tersebut serta memiliki passion tentang dunia kecantikan. Kekukarangan dan kelebihan Sebagai celebrity endorser dan thypical
person dalam mempromosikan produk, hal ini
dilihat dari berbagai informan yang mempunyai daya tarik berbeda dan kebutuhan yang berbeda. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa pemasaran produk yang dijual secara online oleh @ndshvv dan @fuziyah_alya dapat menarik minat
konsumen tertarik melalui promosi dari video konten yang dibuat oleh influencer tersebut,
yang tentunya memiliki pengetahuan yang cukup tentang produk atau merek tersebut
karena didalam konten tersebut seorang influencer ini langsung meriview sesuai dengan keahlian
merek yaitu konten tentang kecantikan, dan tentunya mereka memiliki keahlian interaksi utuk mempengaruhi keputusan pembelian konsumen (Rizal,
2019).
Bibliography
Alya, F. thx u Camille. @fuziyah_alya diunggah pada
https://www.tiktok.com/@fuziyah_alya?_t=8o0YQIEKEgZ&_r=1
Arfyan, R., & Pratama, B. (2022). Strategi Personal
Branding Selebgram Melalui Media Sosial Tiktok Dalam Endorsement (Studi Kasus
Pada Akun Tiktok@ Clarayaaa_). Jurnal Ilmiah Manajemen, Ekonomi Dan Bisnis,
1(2), 68�70.
Dewi, V. K., & Setiawan, S. (2019). Pengaruh Celebrity
Endorser Dan Product Involvement Terhadap Brand Attitude Shopee. Journal of
Accounting and Business Studies, 4(1).
Elisabeth, C. R., & Novanti, I. K. (2023). Analisis
Layanan Pick Up Service O-Ranger dalam Peningkatan Pendapatan Surat dan Paket
Logistik Pada Kantor Pos Pemeriksa Purworejo. Jurnal Akuntansi, 17(01),
30�41.
Larasati, I. (2021). Pengaruh Celebrity Endorser Terhadap
Keputusan Pembelian Pada Geprek Bensu Cabang Pekanbaru. Universitas Islam
Riau.
Malimbe, A., Waani, F., & Suwu, E. A. A. (2021). Dampak
Penggunaan Aplikasi Online Tiktok (Douyin) Terhadap Minat Belajar di Kalangan
Mahasiswa Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial Dan Politik Universitas Sam Ratulangi
Manado. Jurnal Ilmiah Society, 1(1).
Nazaruddin, Ahmad & Yunita, Dessy.
(20215) Pengukuran Efektivitas�� Typical
Person Endorser Dan Celebrity Endorser Dengan Metode
Source Model
Nurrahman, A., Dimas, M., Ma�sum, M. F., & Ino, M. F.
(2021). Pemanfaatan Website Sebagai Bentuk Digitalisasi Pelayanan Publik Di
Kabupaten Garut. Jurnal Teknologi Dan Komunikasi Pemerintahan, 3(1),
78�95.
Permadi, I. W. W., & Prasida, T. A. S. (2022). Penerapan
Teknologi Ajax pada Desain Website Pariwisata Kota Salatiga menggunakan UML dan
UCD. Jurnal Bina Komputer, 4(1), 39�50.
Pradistya, R. M. (2021). Teknik triangulasi dalam pengolahan
Data Kualitatif. Website. February, 10, 2021.
Prativi, Y. B. (2014). Pengaruh Jingle Iklan dan
Typical-Person Endorser dalam Membangun Brand Image serta Dampaknya terhadap
Efektivitas Iklan Yakult: Studi pada Mahasiswa UKSW Salatiga. Program Studi
Manajemen FEB-UKSW.
Rizal, V. Z. (2019). Komunikasi Pemasaran Media Sosial
Instagram Pada Toko Kue Selebriti Bandung Makuta (@ Bandungmakuta) Terhadap
Kesadaran Merek. Jurnal Komunikasi, 4(1), 75.
Saffira, L., & Rahmawan, G. (2022). Perilaku Penggunaan
Tik Tok Sebagai Media Promosi Pebisnis. Ekonomi, Keuangan, Investasi Dan
Syariah (EKUITAS), 3(4), 717�723.
Utami, D. P., Melliani, D., Maolana, F. N., Marliyanti, F.,
& Hidayat, A. (2021). Iklim organisasi kelurahan dalam perspektif ekologi. Jurnal
Inovasi Penelitian, 1(12), 2735�2742.
Wardani, E. Y. (2010). Analisis Perbandingan Penggunaan
Celebrity Endorser dan Typical Person Endorser dan Hubungannya Dengan Brand
Image Produk Hand & Body Lotion Citra(Studi Pada Mahasiswa di Semarang).
Yulianto, I., Wijaya, A. F., & Rudianto, C. (2018).
Perancangan sistem informasi pariwisata kota salatiga berbasis WEB. SESINDO
2018, 2018.
|
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0
International License. |