Rizky Anugra Putri, Kartika Rachma Sari, Yevi Dwitayanti 58
Berdasarkan hasil pengolahan data pada tabel X, dapat dilihat nilai F-hitung adalah
sebesar 53,688 dan tingkat signifikansi sebesar 0,000. Sehingga dapat dinyatakan bahwa
secara simultan variabel etika (X
1
), pengalaman (X
2
), kompetensi (X
3
), dan independensi
(X
4
) secara bersama-sama mempengaruhi variabel dependen skeptisisme profesional
auditor (Y). Tingkat signifikansi sebesar 0,000 < 0,005 sehingga dapat disimpulkan bahwa
secara keseluruhan variabel independen memiliki pengaruh yang signifikan terhadap
variabel dependen. Berdasarkan hasil tersebut maka hipotesis peneliti bahwa etika,
pengalaman, kompetensi dan independensi secara simultan berpengaruh terhadap
skeptisisme profesional auditor (Ha5) dapat diterima.
Kesimpulan
“Berikut kesimpulan yang dapat diambil dari penelitian ini:” (1) Etika berpengaruh
positif dan signifikan terhadap skeptisisme profesional auditor, sikap skeptisis auditor akan
semakin meningkat dengan semakin tingginya etika yang dimiliki auditor. (2) Pengalaman
berpengaruh positif signifikan terhadap skeptisisme profesional auditor, sikap skeptis
auditor akan semakin meningkat seiring dengan semakin lamanya pengalaman yang
dimiliki auditor. (3) Kompetensi berpengaruh positif signifikan terhadap skeptisisme
profesional auditor, dengan meningkatnya kompetensi seorang auditor maka sikap
skeptisisnya juga akan meningkat. (4) Independensi berpengaruh positif signifikan
terhadap skeptisme profesional auditor, maka tingkat skeptis akan meningkat seiring
dengan meningkatnya independensi yang dimiliki. (5) Secara bersama-sama etika,
pengalaman, kompetensi, dan independensi berpengaruh positif signifikan terhadap
skeptisisme profesional auditor, maka sikap skeptis auditor akan semakin meningkat jika
diiringi dengan meningkatnya etika, pengalaman, kompetensi, dan independensi yang
dimilikinya.
Bibliography
Attamimi, Fikri Muhammad, & Riduwan, Akhmad. (2015). Faktor-Faktor Yang
Mempengaruhi Skeptisme Profesional Auditor. Jurnal Ilmu Dan Riset Akuntansi
(Jira), 4(7).
Handayani, Komang Ayu Tri, & Merkusiwati, Lely Aryani. (2015). Pengaruh Independensi
Auditor Dan Kompetensi Auditor Pada Skeptisisme Profesional Auditor Dan
Implikasinya Terhadap Kualitas Audit. E-Jurnal Akuntansi, 10(1), 229–243.
Hanjani, Andreani, & Rahardja, Rahardja. (2014). Pengaruh Etika Auditor, Pengalaman
Auditor, Fee Audit, Dan Motivasi Auditor Terhadap Kualitas Audit (Studi Pada
Auditor Kap Di Semarang). Fakultas Ekonomika Dan Bisnis.
Nadirsyah, Nadirsyah. (2017). Pengaruh Independensi, Skeptisisme Profesional Auditor,
Penerapan Standar Audit, Dan Etika Audit Terhadap Kualitas Hasil Audit (Studi
Pada Auditor Bpk Ri Perwakilan Provinsi Aceh). Syiah Kuala University.
Ningsih, Setia, & Dukalang, Hendra H. (2019). Penerapan Metode Suksesif Interval Pada
Analsis Regresi Linier Berganda. Jambura Journal Of Mathematics, 1(1), 43–53.
Novianty, Lita Patricia. (2022). Evaluasi Kinerja Perbankan Syariah Di Indonesia Dengan
Pendekatan Islamicity Performance Index. Uin Fatmawati Sukarno Bengkulu.
Pradana, Aditya. (2018). Pengaruh Kompetensi Dan Independensi Auditor Terhadap
Kualitas Audit (Survei Terhadap Auditor Yang Bekerja Pada Kantor Akuntan Publik
Di Kota Palembang). Jurnal Riset Akuntansi Jambi, 1(2), 286664.
Prasetyo, Iis. (2012). Teknik Analisis Data Dalam Research And Development. Jurusan
Pls Fip Universitas Negeri Yogyakarta.