Kebutuhan Gaya Hidup Generasi Z Terhadap Perilaku Narsis di Instagram
Instagram adalah tempat untuk narsis dibanding media sosial lainnya karena Instagram menyediakan fitur untuk langsung dapat memberitahu kepada followers pengguna apa yang sedang mereka lakukan atau yang sedang mereka kerjakan saat itu juga. Generasi z diketahui sebagai generasi yang hidup bersama perkembangan internet. Generasi z adalah kaum muda yang berusia 18-25 tahun dan disebut sebagai digital natives. Mereka menginginkan perhatian terhadap kebutuhan informasi yang berbeda untuk setiap individu. Masa pencarian identitas diri kaum muda tak lepas dari gaya hidup perkembangan sosial terutama dalam mengisi waktu senggang seperti perilaku kaum muda menggunakan media sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kebutuhan gaya hidup generasi z terhadap perilaku narsis di Instagram. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori Social Learning. Pengambilan data diambil dengan metode non probability sampling menggunakan teknik convenience sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa generasi z memang betul memiliki kebutuhan bahwa mereka perlu untuk narsis di Instagram dan itu adalah kebutuhan gaya hidup mereka.
Downloads
Copyright (c) 2022 Oumou Aziza Abbas Sissoko, Happy Prasetyawati

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC-BY-SA). that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.





