Perancangan Ulang Tata Letak Grosir Fernando di Sukabumi menggunakan Metode Activity Relationship Chart: Arc dan Total Closeness Rating: Tcr
Penelitian ini dilakukan di Grosir Fernando yang berada di Cikondang, Kec. Citamiang, Kota Sukabumi. Grosir Fernando adalah toko ritel yang menyediakan dan menjual kebutuhan sehari hari seperti sembako, makanan dan minuman ringan dan lainnya. Penelitian berfokus pada permasalahan tata letak Grosir Fernando. Tata letak yang tidak optimal seperti keterbatasan ruang menyebabkan penumpukan barang dan kesulitan dalam manajemen alur pergerakan. Penataan tidak optimal menyebabkan ruang gerak yang sempit antara konsumen dan karyawan, potensi kerugian karena barang yang tertumpuk dan tidak terjual dengan cepat. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi masalah tata letak, memberikan rekomendasi solusi memaksimalkan penggunaan ruang, meningkatkan pengalaman berbelanja konsumen dan produktivitas bagi karyawan. Penelitian ini juga diharapkan grosir Fernando Sukabumi dapat meningkatkan kepuasan pelanggan.
Downloads
Copyright (c) 2024 Agnes Sera Norita

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC-BY-SA). that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.





